Kamis, 06 Oktober 2016

Keluyuran di Pemalang # 2 : Wisata Yang Hilang

Kenapa sih pulang keluyuran lemes gitu? Biasanya bahagia.
Tertipu!
 
Habis tertipu sama PSK?
Kamvret! Gak main gituan.
 
Lantas?
Habis tertipu sama obyek wisata.
 
Kok bisa?
Jadi gini ceritanya...

Awalnya saya dapat info dari temen kalau katanya di kampung halamannya (Comal) itu ada semacam kayak kota tua, karena ada beberapa bangunan tua di Comal yang sudah tidak terpake. Disini juga katanya sudah di jadikan tempat wisata dengan nama Agrowisata Comal Baru. Gambaran saya tentang wisata ini pasti seperti kota tua yang ada di Jakarta, atau seperti kota lama yang ada di Semarang.

Dengan rasa penasaran yang besar. saya laju motor saya dari Tegal ke Pemalang, dan kemudian sampai di Comal.

Lokasinya cukup mudah sebenarnya, cuma karena lagi ramai-ramainya kendaraan disitu, saya sampe bablas ke Gerbang masuk Kota Pekalongan. Begitu saya putar balik, ternyata lokasinya lumayan deket dari jalur pantura. Kalau jalan dari arah Pekalongan nanti sebelum SMK N 1 Ampel Gading ada gang, terus masuk sekitar 500 meter maka kita akan sampai. TAPI!


Tapi!


Tapi!


Tapi!


Tapi!


Banyak banget woi nulis tapinya?
Biar dramastis!



Tapi!


Ekspektasi saya tentang Agrowisata Comal Baru terlalu tinggi. Ternyata wisata ini sudah tidak terpakai lagi. Sudah terbengkalai. Banyak rumput-rumput liar yang tumbuh subur sampai setinggi lutut orang dewasa.
Sumber foto : nuansacomal.blogspot.com
Kalau di lihat-lihat kayaknya udah bertahun-tahun wisata ini tidak terpakai. Auranya juga sangat mistis.
Sumber foto : www.panoramio.com
Disini saya bingung harus ngerasain gimana tentang wisata satu ini. Memang bener sih ada beberapa bangunan tua, dan juga pernah di jadikan tempat wisata. Tapi yang saya lihat tidak jauh beda dengan bangunan-bangunan yang sering dijadikan uji nyali. Karena serem dan mistis.

Sangat di sayangkan kalau sebuah wisata yang pernah di kenal, tiba-tiba tak terpakai lagi. Mungkin bukan cuma di sini, mungkin masih ada banyak lagi tempat-tempat wisata yang sudah tak terpakai lagi di Indonesia. Harapan saya sih kalau memang berpotensi menjadi wisata yang menarik, mending di pertahankan. Tapi gak tau juga sih, mungkin ada hal lain yang membuat beberapa wisata di Indonesia menjadi terbengkalai, tidak terpakai, dan menjadi serem. Contohnya di Agrowisata Comal ini.

Kemudian saya balik kanan untuk meninggalkan Agrowisata Comal tanpa ada kesan, apalagi sebuah foto, tidak sekali pun.

Kenapa bro? Takut ada penampakan?
Gak juga.


Mungkin karena tempat ini sendiri yang tidak ingin di foto oleh saya, seakan-akan menolak untuk di abadikan dengan kamera. Sedangkan keluyuran kali ini kalau di ibaratkan kayak lagi pesen jus strawberry ekstra susu tapi yang di hidangkan cuma kopi pahit.


Lebay luh..
Biarin.






Gak sadar ternyata saya udah jauh meninggalkan Comal dan mampir ke Alun-alun Pemalang untuk istirahat. Selanjutnya saya mampir di Pantai Widuri, Pemalang (Ceritanya nanti), dan sorenya kembali ke Tegal.

Saya baru tau ternyata Pabrik gula yang ada di comal baru ini pernah di jadikan tempat uji nyali di acara Masih Dunia Lain. Berarti emang bener dugaan saya tentang bangunan-bangunan tua yang ada di Comal baru ini udah kayak tempat untuk uji nyali.

Lihat juga di sini :
Rita Park : Dufannya anak Tegal
TIRTA WADUK CACABAN
Mendaki Gunung Prau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar